LINK AYAT-AYAT AL-QUR'AN

pasang iklan

Selasa, 15 November 2016

Tafsir Surah Al-'Alaq



TAFSIR SURAH AL-AL-‘ALAQ
(QS. 96 : AL-‘ALAQ)


اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ -١- خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ -٢- اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ -٣- الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ -٤- عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ -٥- كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى -٦- أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى -٧- إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى -٨- أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى -٩- عَبْداً إِذَا صَلَّى -١٠- أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَى -١١- أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى -١٢- أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّى -١٣- أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى -١٤- كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعاً بِالنَّاصِيَةِ -١٥- نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ -١٦- فَلْيَدْعُ نَادِيَه -١٧- سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ -١٨- كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ -١٩


Artinya :
1.      Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-mu yang Menciptakan,
2.      Dia telah Menciptakan manusia dari segumpal darah.
3.      Bacalah, dan Tuhan-mulah Yang Maha Mulia.
4.      Yang Mengajar (manusia) dengan pena.
5.      Dia Mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
6.      Sekali-kali tidak! Sungguh, manusia itu benar-benar melampaui batas,
7.      apabila melihat dirinya serba cukup.
8.      Sungguh, hanya kepada Tuhan-mulah tempat kembali(mu).
9.      Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang?
10.  seorang hamba ketika dia melaksanakan shalat,**1)
11.  bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang shalat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
12.  atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
13.  Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
14.  Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Melihat (segala perbuatannya)?
15.  Sekali-kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami Tarik ubun-ubunnya (ke dalam neraka),
16.  (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan dan durhaka.
17.  Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
18.  Kelak Kami akan Memanggil Malaikat Zabaniyah (penyiksa orang-orang yang berdosa),
19.  sekali-kali tidak! Janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah serta dekatkanlah (dirimu kepada Allah).


Tafsir :
Keutamaan Surat Al-‘Alaq :
Permulaan Surat ini merupakan wahyu yang pertama kali diturunkan. Adapun ayat selanjutnya turun, setelah dakwah Nabi tersebar di tengah kaum Quraisy dan mereka melawan dan mengancam beliau.

1, 2. Wahai Muhammad, mulailah membaca Al-Qur’an dengan menyebut nama Rabbmu, atau memohon pertolongan-Nya, Pencipta segala sesuatu. Penciptaan adalah nikmat pertama. Dia menciptakan manusia dari ‘alaqah, darah beku.

3. Bacalah – Sebagai penegasan yang pertama – dalam keadaan percaya dan meyakini bahwa Rabbmu adalah yang paling pemurah. Dianatara kemurahannya Dia menjadikanmu mampu membaca, padahal kamu seorang yang ummi (tidak bisa baca tulis).

4,5. Yang telah mengajarkan manusia menulis dengan pena, dan ini adalah nikmat yang sangat besar dari Allah. Dengan pena, Allah mengajarkan manusia segala hal yang belum diketahuinya.

6. Kata Kalla pada ayat ini bermakna : Sungguh, manausia itu acapkali melampau batas dalam kemaksiatan.

Asbabun Nuzul Ayat :
Ayat ini turun mengenai Abu Jahal yang berkata : “Jika aku melihat Muhammad sedang shalat, sungguh aku akan menginjak lehernya. Aku akan benar-benar menyungkurkan wajahnya di tanah”. Kemudian Allah menurunkan ayat ini dan ayat sesudahnya.

7. Karena dia melihat dirinya kaya, kaya harta dan berbagai macam kekuatan lainnya.
8. Hanya kepada Rabbmulah kamu kembali pada hari kiamat, untuk dihisab dan dibalas. Ruj’a  adalah bentuk mashdar yang bernama ruju’.
9. Wahai orang yang mendengarkan, sampaikan kepada-Ku tentang orang-orang yang melarang ini, yaitu Abu Jahal.

Asbabun Nuzul Ayat :
Ibnu Jarir meriwayatkan dari Ibnu Abbas yang berkata : “Rasulullah akan menunaikan shalat, mendadak Abu Jahal menemui beliau dan melarangnya shalat. Allah menurunkan ayat ini sampai ayat ke-16.

10. Yang melarang seorang hamba, ketika mengerjakan shalat, yaitu Nabi Muhammad. Maksudnya, apakah dia berhak melarangnya dan apa dia merasa aman dari siksa untuk dirinya.
11. Wahai orang yang mendengar, sampaikan kepada-Ku tentang keadaan orang ini, apakah dia berada di atas kebenaran dan petunjuk?
12. Apakah dia menyuruh bertakawa kepada Allah dan takut terhadap sik-Nya, ketika orang lain menyuruh meninggalkan ketaatan kepada Allah? Maksudnya, dia tidak berada diatas petujuk dan ketakwaan.
13. Wahai Nabi, sampaikan kepada-Ku tentang keadaan orang ini, ketika dia mendustakan risalahmu dan enggan beriman. Apakah ia menyangka bahwa dia akan selamat dari azab kami? Sekal-kali tidak!
14. Apakah orang yang mendustakan dan berpaling ini tidak mengetahui bahwa Allah mengetahui apa yang telah dikerjakan? Yakni, dia wajib mengetahui bahwa Allah melihat segala perbuatan dan ihwalnya.
15, 16. Sekali-kali tidak! Karenanya, dia harus berhenti. Demi Allah, jika dia tidak berhenti dari mengganggu rasul Kami, Muhammad, sungguh Kami akan menarik ubun-ubunya dan melemparkannya ke dalam neraka. Ubun-ubun orang yang berdusta dan berbuat kesalahan, yakni orang-orang yang berbuat dosa.
17. Karena itu, silakan Abu Jahal memanggil golongannya atau para pengikutnya. An-nadi ialah tempat  berkumpul atau kaum yang berkumpul di tempat itu. Maksudnya, dia mengumpulkan mereka di hadapannya untuk memerangi kaum mukminin.

Asbabun Nuzul Ayat
Ibnu Abbas mengatakan, “Suatu saat, Nabi akan melaksanakan shalat, lalu Abu Jahal datang dan berkata: “Bukankah aku telah melarangmu melakukan ini? Beliau menolaknya, Abu Jahal kembali berkata : “Kamu pasti tahu, tidak ada golongan yang lebih banyak pendukungnya melebihiku”. Maka biarlah dia memanggil golongannya..... (HR. Ahmad, at-Tirmidzi, dan periwayat lainnya)

18. Kami akan memanggil para malaikat yang kasar dan keras.
19. Sekali-kali tidak! Kata Kalla untuk menolak orang yang melarang juga. Wahai Muhammad, jangan mematuhi untuk meninggalkan shalat. Bahkan, teruskan sujudmu, shalatlah karena Allah, dan dekatkan dirimu kepada-Nya.



Sumber :
Buku Pintar Al-Qur'an Seven In One diterbitkan oleh Penerbit Almahira Tahun 2009, Jl. Madrasah Az-Ziyadah 21 Klender Duren Sawit Jakarta Timur 13470. Halaman : 598
www.almahira.com
 

Alat Pemadam Kebakaran

Fashion

Beauty

Travel